Kamis, 17 Februari 2011

Atasi Baby Blues

Sekitar 90% ibu pasca melahirkan mngalami baby blues, yaitu munculnya perasaan sedih dan emosi yang labil pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan. Ibu merasa bahagia, tapi menit berikutnya ibu bisa berubah panik dan menangis mendapati dirinya kelelahan atau harus diam dirumah mengurus bayinya. Ibu merasa sedih, mudah tersinggung, marah lelah, atau moody. Baby blues biasanya hanya berlangsung beberapa hari, tetapi juga bisa berlangsung 1-2 minggu.

Mengapa ini terjadi? Lonjakan emosional ini merupakan efek alami dari perubahan hormon. Tingkat estrogn dan progesteron yang meningkat selama kehamilan tiba-tiba turun setelah melahirkan. Semua itu dapat mempengaruhi suasana hati. Begitu kadar hormon normal kmbali, baby blues biasanya hilang dengan sendirinya tanpa perlu perawatan obat-obatan.

Apa yang harus dilakukan? Istirahat cukup, makan bergizi dan yang penting adalah dukungan dari pasangan. Rasa lelah dan kurang tidur dapat memperkuat perasaan sedih. Untuk mengatasi baby blues, ibu baru sebaiknya juga didukung dan dibantu keluarga dan teman-teman.

Ngobrol dengan orang dekat atau ibu-ibu baru lainnya dapat membantu anda merasa didukung. Anda tidak perlu menahan air mata jika merasa perlu untuk menangis. Akan tetapi coba untuk tidak memikirkan hal-hal sedih. Biarkan baby blues brlangsung dan anda mlewatinya.


Luangkan waktu untuk diri sendiri

minta bantuan keluarga atau suami untuk bergantian mengasuh si kecil. Dengan begitu anda mendapatkan waktu untuk diri sendiri. Misalnya mandi air hangat, bersantai, jalan-jalan di sekitar rumah, mendengarkan musik, menonton film, atau mengunjungi teman.


Membaca sesuatu yang membangkitkan semangat.

Sejak mengalami baby blues, anda mungkin sulit untuk berkonsentrasi. Pilihlah kegiatan ringan dan positif untuk mengalihkan perasaan galau: membaca buku atau artikel yang mmnggugah semangat dan motivasi, misalnya.


Manjakan diri dengan aktivitas sederhana lainnya

mendengarkan musik sambil menikmati secangkir the dapat menghindari perasaan-perasaan negatif.


Berada di antara orang-orang terdekat

mintalah keluarga atau pasangan untuk menemani anda. Dengan begitu anda merasa nyaman dan tidak merasa sendirian dan kesepian.


Istirahat

istirahat penting diperhatikan. Sempatkanlah tidur tenang dan nenyak sehingga kondisi tidak turun. Minta bantuan pasangan/kerabat/pengasuh untuk menjaga si kecil kala anda beristirahat.


Olah raga ringan

paling tidak, lakukan jalan kaki selama 20 menit untuk membantu meningkatkan mood positif.


Bersabarlah dan optimis.

Mungkin dibutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan untuk mencapai perasaan yang lebih baik dalam mengatasi baby blues. Namun begitu, kuncinya adalah sabar dan optimis.


Sumer : Tabloid Nakita

GIBRAN SAID

TENTANG CINTA
"Jika cinta memanggilmu, ikutlah dia, walaupun melewati jalan terjal dan berliku.
Dan apabila sayapnya merengkuhmu, pasrahlah, walaupun pedang yang tersembunyi di sela sayapnya melukaimu. Dan apabila dia bicara kepadamu, percayalah, walaupun ucapannya membuyarkan mimpi indahmu, bagai angin utara mengobrak-abrik pertamanan hatimu"

TENTANG PERKAWINAN
"Berpasanganlah engkau sudah diciptakan sedemikian rupa, dan selamanya kau juga akan berpasangan.
Berpasanganlah kalian dikala sang maut datang menjemput umurmu.
Ya, bahkan bersama pula kalian, dalam ingatan sunyi Tuhan. Namun biarkan ada ruang dalam kebersamaan itu, tempat angin surga menari di antara kalian.
Saling mencintalah, namun jangan sampai membelenggu cinta, biarkanlah cinta itu bergerak senantiasa seperti aliran air sungai yang mengalir lincah diantara kedua belahan jiwa.
Saling isilah piala minumanmu, tapi jangan minum dari satu piala. saling bagilah rotimu, tapi jangan kau makan dari piring yang sama.
Bernyanyilah dan menarilah bersama-sama dalam segala suka cita, namun biarkanlah masing-masing menghayati akan keunggulanNya. Tali rebana memiliki suara masing-masing, tapi akan lebih indah jika dipetik bersamaan.
Berikan hatimu, namun jangan saling menguasakannya, sebab hanya Tangan Kehidupan yang akan mampu menggapainya. tegaklah berdiri berjajar, namun jangan terlalu dekat.
Bukankah tiang-tiang penyangga candi tidak dibangun terlalu rapat?
Dan pohon jati serta pohon cemara, tidak tumbuh dalam bayangan satu dengan lainnya"

TENTANG ANAK-ANAK
"Anakmu bukan milikmu. Mereka putra-putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri. Lewat engkau mereka lahir, tapi bukan dari engkau. Mereka ada padamu, tapi bukan kepunyaanmu.
Berikan mereka kasih sayangmu. Tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu. Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri. Patut kau berikan rumah untuk raganya. Tapi, tidak untuk jiwanya. Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan. Yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka. Namu, jangan membuat mereka menyerupaimu. Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur. Pun tidak tenggelam di masa lampau.
Engkau busur dan anak-anakmulah anak panah yang meluncur. Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian. Dia merentangkanmu dengan kekuasaan-Nya. Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat. Meliuklah dengan sukacita dalam tentangan tangan Sang Pemanah. Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat. Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap.

DARI SANG NABI