Buat teman-temanyang gila dollar seperti saya, silahkan coba situs yang satu ini, namanya AWSurvey. Daftar dulu, trus ikuti surveynya. Gampang kok, kita cuman diminta mengomentari situs-situs yang jadi objek surveynya dalam bahasa inggris, tapi simpel-simpel ajah. Dapat duitnya gampang, saya aja yang hitungannya baru gabung udah dapat 30$. Baru daftar kita udah langsung dapat 6$ lho. Ayo buruan,ikutan rame-rame.
Mungkin bagi yang udah lama melang-lang buana di dunia maya udah pada tau sama program yang satu ini, tapi buat saya yang masih baru ikut ini keren banget, jadi ngga ada salahnyakan ikutan.......
Untuk daftar klik di sini atau klik di banner AWSurvey yang warna hijau yang ada disamping postingan ini (biar actionnya lebih keyen).
Ok teman-teman....selamat mencoba dan semoga berhasil
Selasa, 03 Februari 2009
GIBRAN SAID
TENTANG CINTA
"Jika cinta memanggilmu, ikutlah dia, walaupun melewati jalan terjal dan berliku.
Dan apabila sayapnya merengkuhmu, pasrahlah, walaupun pedang yang tersembunyi di sela sayapnya melukaimu. Dan apabila dia bicara kepadamu, percayalah, walaupun ucapannya membuyarkan mimpi indahmu, bagai angin utara mengobrak-abrik pertamanan hatimu"
TENTANG PERKAWINAN
"Berpasanganlah engkau sudah diciptakan sedemikian rupa, dan selamanya kau juga akan berpasangan.
Berpasanganlah kalian dikala sang maut datang menjemput umurmu.
Ya, bahkan bersama pula kalian, dalam ingatan sunyi Tuhan. Namun biarkan ada ruang dalam kebersamaan itu, tempat angin surga menari di antara kalian.
Saling mencintalah, namun jangan sampai membelenggu cinta, biarkanlah cinta itu bergerak senantiasa seperti aliran air sungai yang mengalir lincah diantara kedua belahan jiwa.
Saling isilah piala minumanmu, tapi jangan minum dari satu piala. saling bagilah rotimu, tapi jangan kau makan dari piring yang sama.
Bernyanyilah dan menarilah bersama-sama dalam segala suka cita, namun biarkanlah masing-masing menghayati akan keunggulanNya. Tali rebana memiliki suara masing-masing, tapi akan lebih indah jika dipetik bersamaan.
Berikan hatimu, namun jangan saling menguasakannya, sebab hanya Tangan Kehidupan yang akan mampu menggapainya. tegaklah berdiri berjajar, namun jangan terlalu dekat.
Bukankah tiang-tiang penyangga candi tidak dibangun terlalu rapat?
Dan pohon jati serta pohon cemara, tidak tumbuh dalam bayangan satu dengan lainnya"
TENTANG ANAK-ANAK
"Anakmu bukan milikmu. Mereka putra-putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri. Lewat engkau mereka lahir, tapi bukan dari engkau. Mereka ada padamu, tapi bukan kepunyaanmu.
Berikan mereka kasih sayangmu. Tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu. Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri. Patut kau berikan rumah untuk raganya. Tapi, tidak untuk jiwanya. Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan. Yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka. Namu, jangan membuat mereka menyerupaimu. Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur. Pun tidak tenggelam di masa lampau.
Engkau busur dan anak-anakmulah anak panah yang meluncur. Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian. Dia merentangkanmu dengan kekuasaan-Nya. Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat. Meliuklah dengan sukacita dalam tentangan tangan Sang Pemanah. Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat. Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap.
DARI SANG NABI
"Jika cinta memanggilmu, ikutlah dia, walaupun melewati jalan terjal dan berliku.
Dan apabila sayapnya merengkuhmu, pasrahlah, walaupun pedang yang tersembunyi di sela sayapnya melukaimu. Dan apabila dia bicara kepadamu, percayalah, walaupun ucapannya membuyarkan mimpi indahmu, bagai angin utara mengobrak-abrik pertamanan hatimu"
TENTANG PERKAWINAN
"Berpasanganlah engkau sudah diciptakan sedemikian rupa, dan selamanya kau juga akan berpasangan.
Berpasanganlah kalian dikala sang maut datang menjemput umurmu.
Ya, bahkan bersama pula kalian, dalam ingatan sunyi Tuhan. Namun biarkan ada ruang dalam kebersamaan itu, tempat angin surga menari di antara kalian.
Saling mencintalah, namun jangan sampai membelenggu cinta, biarkanlah cinta itu bergerak senantiasa seperti aliran air sungai yang mengalir lincah diantara kedua belahan jiwa.
Saling isilah piala minumanmu, tapi jangan minum dari satu piala. saling bagilah rotimu, tapi jangan kau makan dari piring yang sama.
Bernyanyilah dan menarilah bersama-sama dalam segala suka cita, namun biarkanlah masing-masing menghayati akan keunggulanNya. Tali rebana memiliki suara masing-masing, tapi akan lebih indah jika dipetik bersamaan.
Berikan hatimu, namun jangan saling menguasakannya, sebab hanya Tangan Kehidupan yang akan mampu menggapainya. tegaklah berdiri berjajar, namun jangan terlalu dekat.
Bukankah tiang-tiang penyangga candi tidak dibangun terlalu rapat?
Dan pohon jati serta pohon cemara, tidak tumbuh dalam bayangan satu dengan lainnya"
TENTANG ANAK-ANAK
"Anakmu bukan milikmu. Mereka putra-putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri. Lewat engkau mereka lahir, tapi bukan dari engkau. Mereka ada padamu, tapi bukan kepunyaanmu.
Berikan mereka kasih sayangmu. Tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu. Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri. Patut kau berikan rumah untuk raganya. Tapi, tidak untuk jiwanya. Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan. Yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka. Namu, jangan membuat mereka menyerupaimu. Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur. Pun tidak tenggelam di masa lampau.
Engkau busur dan anak-anakmulah anak panah yang meluncur. Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian. Dia merentangkanmu dengan kekuasaan-Nya. Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat. Meliuklah dengan sukacita dalam tentangan tangan Sang Pemanah. Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat. Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap.
DARI SANG NABI